You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
IMG 20260407 WA0106
photo Budhi Firmansyah Surapati - Beritajakarta.id

Biro PLH Cek Hasil Pembangunan Tanki Septic Komunal di Jakbar

Biro Pembangunan dan Lingkungan Hidup (PLH) Sekretariat Daerah Provinsi DKI Jakarta, mengecek hasil pembangunan tanki septic komunal di Kampung Bali Jalan Kali Sekretaris, RT 07/05, Kelutahan Duri Kepa Kebon Jeruk dan Jalan Wijaya Kusuma VIII, RT 11/07 Kelurahan Wijaya Kusuma, Grogol Petamburan, Jakarta Barat.

"Melihat langsung dampak kesehatan dari hasil pembangunan tanki septik,"

Ketua Sub Kelompok Lingkungan Hidup Biro Pembangunan dan Lingkungan Hidup Setda DKI Jakarta, Yossi Lusia mengatakan, kegiatan ini melibatkan Dinas Sumber Daya Air (SDA), Kesehatan dan OPD terkait di tingkat wilayah.

"Kami ingin melihat langsung dampak kesehatan dari hasil pembangunan tanki septik di wilayah Jakarta Barat. Kita monitoring dua lokasi. Yang di Duri Kepa merupakan pembangunan dari Kementrian Kesehatan dan di Wijaya Kesuma pembangunan dari SDA," katanya, Selasa (7/4).

KPKP DKI Monitoring Kesehatan Lingkungan Pokdakan Kepulauan Seribu

Tidak hanya meninjau aspek teknis, jelas Yossi, monitoring juga melakukan pengawasan terhadap dampak kesehatan hasil pembangunan seperti tidak menghaislkan polusi bau dan cairian.

Mengenai monitoring teknis, Yossi menjelaskan peninjauan termasuk memantau peralatan, spesifikasi dan sistem pengolahan limbah dari tanki septic. Sekaligus memastikan manfaat dan program pengentasan BABS (Buang Air Besar Sembarangan).

"Kita berharap rumah-rumah di sini, masyarakat di sini, tingkat kesehatannya sudah lebih baik. Karena sudah tidak buang air limbahnya sembarangan lagi," tegasnya.

Ketua RT 11/07 Kelurahan Wijaya Kesuma, Handayani menjekaskan, saat ini ada tiga titik tanki septic komunal di wilayahnya yang menampung limbah air hitam dari 11 KK.

Dikatakan Herlina, sebelum dibangunkan tangki septik komunal, warga membuang limbah air hitam mereka langsung ke saluran dan Phb yang ada di sekitar. Karena itu, diakuinya pembangunan septiktank berdampak meningkatkan kualitas kesehatan lingkungan.

"Sekarang setelah sudah dibangun ada warga lain yang malah meminta juga dibangunkan," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Kebayoran Lama Selatan Miliki 56 Tempat Pengelolaan Sampah Organik

    access_time11-07-2026 remove_red_eye8020 personTiyo Surya Sakti
  2. Pengemudi Truk Sampah Salahgunakan BBM Operasional di Cilincing Disanksi

    access_time14-07-2026 remove_red_eye6829 personAnita Karyati
  3. Kelurahan Berprestasi Jadi Penggerak Jakarta Menuju 20 Besar Kota Global

    access_time13-07-2026 remove_red_eye1796 personFakhrizal Fakhri
  4. SDN Srengseng Sawah 15 Tetap Gelar Sekolah Tatap Muka

    access_time13-07-2026 remove_red_eye1565 personDessy Suciati
  5. DPRD DKI Bahas Perubahan Perda Pajak dan Retribusi Daerah

    access_time14-07-2026 remove_red_eye1482 personFakhrizal Fakhri